Saturday, December 22, 2007

Apa beda CocaCola dengan Cocaine?

Masih tentang iklan CocaCola di cybermedia


Link artikel : http://apps.kompas.com/layer/cocacola/news.php

Salah satu minuman bersoda yang mengandung kafein adalah cola, yang lebih populer dengan sebutan coke, yaitu minuman yang berbahan dasar cola nuts berpadu dengan coca leaves. Minuman cola ini berasal dari cola nuts yang secara tradisional digunakan oleh bangsa Indian Bolivia sebagai zat stimulan alami (kafein). Daun coca sendiri berasal dari famili Erythroxylaceae, biasanya didapat dari spesies Erythroxylum coca. Bangsa Amerika dulu sering mengunyah daun tersebut karena dipercaya dapat menyegarkan tubuh.

hmm, tentulah seger, lowong daun nya mengandung cocaine !!!

Pharmacological aspects

The pharmacologically active ingredient of coca is the alkaloid cocaine which is found in the amount of about 0.2% in fresh leaves. Besides cocaine, the coca leaf contains a number of other alkaloids, including methylecgonine cinnamate, benzoylecgonine, truxilline, hydroxytropacocaine, tropacocaine, ecgonine, cuscohygrine, dihydrocuscohygrine, nicotine and hygrine. Some of these non-psychoactive chemicals are still used for the flavouring of Coca-Cola. When chewed, coca acts as a stimulant to help suppress hunger sensations, thirst, and fatigue. The LD50 of coca extract is 3,450 mg/kg, however, the LD50 of the extract based on its cocaine content is 31.4 mg/kg.

Friday, December 14, 2007

Minuman Bersoda Bukan Penyebab Diabetes ?

Iklan CocaCola di Kompas Cyber media

Link artikel: Mengenal Diabetes: Minuman Bersoda Bukan Penyebab Diabetes

Artikel-artikel tentang minuman bersoda di Kompas Cyber, yang mana artikel-artikelnya memberikan kesan minuman soda itu baik, sama baik nya dengan air putih, dan juga ngak jauh beda sama jus buah-buahan. Moga-moga yang baca sadar kalau itu iklan, karena yang nulis biasanya bergelar Dr.

Berhati-hati lah, banyak minuman bersoda yang tidak layak minum, di UK dan US saja, bisa ditemukan benzene nya diatas ambang, di Indonesia mudah-mudahan lebih aman, karna ada BPOM (pa lagi ada yang istri nya kerja disana ;))


Selengkap nya ada di link WIKI dibawah

Link artikel di Wiki : Soft drinks linked to weight gain and type 2 diabetes


In 2004, an eight-year study of 50,000 nurses showed a correlation that suggests drinking one or more sugar-sweetened beverages (such as soft drinks and fruit punches) per day increases one's risk of developing diabetes by 80% versus those who drink less than one such drink per month. This finding was independent of other lifestyle factors. It concludes, "Higher consumption of sugar-sweetened beverages is associated with a greater magnitude of weight gain and an increased risk for development of type 2 diabetes in women, possibly by providing excessive calories and large amounts of rapidly absorbable sugars


Schulze MB, Manson JE, Ludwig DS, Colditz GA, Stampfer MJ, Willett WC, Hu FB Sugar-sweetened beverages, weight gain, and incidence of type 2 diabetes in young and middle-aged women JAMA. 2004 Aug 25;292(8):927-34.


Wednesday, December 12, 2007

Fenomena Pemanasan Global, El Nino dan La Nina

Bagian I: Ketika bumi sedang menuju kesetimbangan baru, siapkah kita?


Ceritanya artikel ini udah lama banget ditulis, sekitar bulan Feb 2007, dengan masukan Alm. Pak Dibyo, cuma sayang artikelnya tidak pernah dimuat, mudah-mudahan infonya berguna.

Dalam beberapa pekan terakhir ini, berita mengenai banjir yang menggenangi sejumlah daerah di Indonesia menjadi topik utama yang mengisi halaman muka banyak media cetak. Pertanyaan selanjutnya, akankah banjir ini kembali atau sebaliknya, kekeringan yang disertai dengan kebakaran hutan manjadi tamu tidak diundang yang akan semakin sering berkunjung?

Jawaban untuk pertanyaan di atas sedikit banyak terkuak dalam laporan IPCC (Intergovernmental Panel for Climate Change), sebuah komite dibawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang beranggotakan 2500 peneliti dan ilmuwan dari 130 negara. Komite yang dibentuk pada tahun 1988 ini mengemban tugas khusus PBB yaitu mempelajari dampak perubahan iklim global dunia akibat dari kegiatan manusia Dalam ringkasan laporan setebal 18 halaman yang diterbitkan awal bulan Februari lalu terdapat beberapa kesimpulan penting (http://www.ipcc.ch/SPM2feb07.pdf )

  • Pemanasan global merupakan fenomena alami yang telah mengalami percepatan sejak dimulainya era revolusi industri pada abad 18
  • Pemanasan global disebabkan oleh meningkatnya kadar karbon dioksida (CO2)
  • Peningkatan kadar CO2 merupakan akibat dari kegiatan manusia dalam penggunaan BBM dan perubahan tata guna lahan
  • Suhu bumi pada akhir abad 21 akan meningkat 1.6 – 6.4 °C; sementara itu, mencairnya lapisan es di kutup utara akan mengakibatkan naiknya permukaan air laut sebesar 18 – 59 cm.

Pada akhir kesimpulannya disebutkan bahwa pemanasan global merupakan hal yang nyata dan tidak terelakkan, yang akan berdampak pada meningkatnya frekuensi kejadian dan intensitas bencana seperti banjir, badai, kemarau panjang, dan gelombang panas.

Lantas bagaimana dampak terhadap Indonesia, yang didalamnya terdapat lebih dari 17500 pulau? Naiknya permukaan laut menjadikan dataran rendah di pesisir pantai akan semakin sulit untuk ditinggali, pulau-pulau kecil diperkirakan akan tenggelam dengan naiknya permukaan laut. Ibukota Jakarta yang 40% daerahnya berada di bawah permukaan laut, besar kemungkinan akan menjadi langganan banjir. Hal ini tentunya diperparah oleh penurun permukaan tanah dan sistem drainase yang tidak terkelola dengan baik. Curah hujan periode bulan Desember sampai Februari selama abad 21 diperkirakan akan meningkat sekitar 10-20%, yang tentunya akan semakin mempersulit pengendalian banjir, khususnya bagi daerah daerah yang sebelumnya telah rawan banjir.

Lepas dari bencana banjir, kekeringan pun akan manjadi tamu yang semakin sering berkunjung. Sebagaimana kita rasakan bahwa sepanjang tahun 2006 terjadi kemarau cukup panjang yang disebabkan oleh El Nino, suatu fenomena meningkatnya suhu permukaan samudra pasifik di sepanjang garis katulistiwa dari Indonesia sampai Peru. Selama El Nino berlangsung, uap air yang terbentuk di atas wilayah Indonesia akan tertiup ke bagian timur dan jatuh di lautan pasifik, yang mengakibatkan kemarau panjang bagi sebagian besar daerah Indonesia. Namun sebaliknya bagi negara-negara amerika latin, selama El Nino, curah hujan menjadi sangat tinggi yang sering mengakibatkan banjir. El Nino yang mulai dicatat sejak 300 tahun lalu, merupakan fenomena alam dengan siklus 2-7 tahun, namun frekuensi kejadian dan intensitas yang semakin kuat tercatat dalam dua dasawarsa terakhir ini. Kuatnya El Nino selain menyebabkan kemarau panjang juga menjadikan kebakaran hutan alami maupun yang disengaja menjadi tidak terkendali. Sebagaimana terjadi pada 1997-1998, tidak hanya alam yang menjadi korban, kemarau panjang juga mempengaruhi kejiwaan manusia yang menyebabkan gejolak sosial dalam tanah air. Walau tidak selalu, berlalunya El Nino akan diikuti dengan munculnya La Nina, si gadis cilik yang memiliki sifat yang bertolak belakang dengan El Nino. Bagi Indonesia, datangnya La Nina berarti kita harus siap menghadapi banjir dan tanah longsor.

Pada akhirnya sebuah pertanyaan layak kita tanyakan pada diri kita sendiri, sudah siapkah kita menghadapi buah dari kemajuan teknologi dan pembangunan yang lupa memperhitungkan aspek lingkungan, yang bernama bencana? Bagian II: Antisipasi dan mitigasi bencana.

Monday, December 10, 2007

Siong - First Impression

Salah satu hal yang gue inget tentang Siong adalah dia datang dengan rambut gondrongnya yang dikucir ke kantor Menteng pada saat kita semua sedang sibuk memilih - milih dokumen dan juga barang - barang yang basah terendam air yang masuk ke dalam kantor. Inget kan kantor Menteng pernah kebanjiran? Pada saat gue lagi ribet ama kertas - kertas di lantai, masuklah Siong dari depan ke ruangannya mbak Lidia. Kirain ada mahasiswa mau magang, eh taunya calon pegawai Dames & Moore yang baru. Abis gondrong sih...he he he. Gue rasa Siong juga pasti inget datang ke kantor D&M yang saat itu sedang dalam kondisi berantakan berat. Ya nggak, Siong?

Thursday, December 6, 2007

Hasil tebak foto


Yang menang Andrew, betul nebak tiga, dia sendiri, niew ama makdin, hadiah nya ntar dikirim ke WB.

Tuesday, December 4, 2007

Pak Koko traktiran


Pak Koko nraktir nih di Plaza Semangi, buat anggota DMI yang tidak dateng, traktiran dapat ditagih :), Foto menyusul, karna belum ada yang kirim,
Update : nih ada stu foto nya

Kuis Foto : Hayo tebak


Hint: Foto di Novotel
Syarat: Tinuk ngak boleh ikutan (karna foto nya dari dia)
Hadiah: masih dipikirkan